Komitmen Mutu dan Target Unggul: Universitas Islam Batik Gelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2025
Surakarta, 30 Oktober 2025 – Universitas Islam Batik (UNIBA) telah menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2025 di Ruang Rapat, pada Kamis, 30 Oktober 2025, pukul 12.30 hingga selesai. Acara ini dihadiri oleh Rektor, Ketua Yayasan, Ketua LPM, dan jajaran manajemen, menegaskan komitmen manajemen untuk melaksanakan hasil RTM tahun 2025 demi peningkatan mutu berkelanjutan.

RTM 2025 yang berfokus pada hasil Audit Mutu Internal (AMI) ini mencakup bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian. Rapat dibuka dengan arahan Rektor dan Ketua Yayasan, diikuti oleh pemaparan hasil audit oleh Ketua LPM, dan ditutup dengan kesepakatan tindak lanjut yang akan diimplementasikan di tahun 2026.
- Arah Strategis dan Target Mutu 2026
Hasil pembahasan utama dalam RTM ini menyepakati serangkaian tindak lanjut strategis untuk mencapai akreditasi Unggul. Target kunci yang ditetapkan untuk tahun 2026 meliputi:
- Peningkatan Mutu Audit dan SDM: Audit Mutu Internal (AMI) tahun depan akan lebih ketat menyesuaikan dengan UU No. 39 Tahun 2025. Jajaran auditor kini berjumlah 5 orang dan semuanya memiliki sertifikat pelatihan Audit.
- Publikasi Internasional dan HKI: Ditetapkan target bahwa pada tahun 2026, mahasiswa harus memiliki publikasi internasional. Selain itu, hasil penelitian dan pengabdian (PKM) wajib mendapatkan pengakuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). PKM juga harus fokus pada penciri prodi, dan diupayakan masuk ke jurnal internasional (minimal Copernicus).
- Dosen Praktisi: Terdapat temuan perlunya tindak lanjut bagi prodi yang belum memiliki dosen praktisi sama sekali.
- Pengembangan Kurikulum dan Penjaminan Mutu Pembelajaran
Sistem pembelajaran dan kurikulum menjadi fokus utama dengan keputusan tindak lanjut berikut:
- Penciri Prodi: Perkuliahan (PBM) harus memiliki penciri prodi yang jelas.
- Lokakarya Kurikulum: Akan diadakan Lokakarya Kurikulum 2026 pada minggu pertama April 2026, dengan output berupa dokumen kurikulum lengkap yang disertai dengan tracer study.
- Monitoring Kurikulum: Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) akan melakukan monitoring untuk memastikan output berupa dokumen kurikulum lengkap.
- Pembentukan Tim: Tim VMTS (Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran) akan segera dibentuk.
- Tracer Study, Riset, dan Kerjasama Internasional
Langkah ini juga diambil untuk memperkuat bidang Riset, Pengabdian, dan Tracer Study:
- Tracer Study: Meskipun sudah menggunakan Sevima, tracer study perlu dimaksimalkan dengan menargetkan pembuatan web alumni dan penunjukan PIC tracer study. Mulai semester depan, akan dikumpulkan data email di tracer study pada bulan Maret.
- Riset dan PKM: LP3M akan membentuk grup riset dan merencanakan workshop pada Februari 2026. Untuk mendukung kualitas, dana Penelitian/PKM akan dibuat gelondongan.
- Kerjasama Internasional: Meskipun Memorandum of Understanding (MOU) sudah ada, universitas harus mengutamakan tindak lanjut berupa Implementasi Agreement (IA). Daftar kerjasama sudah ada dari Humas dan akan dilanjutkan oleh Prodi, dipandu langsung oleh Wakil Rektor 3 (WR 3).
Rektor dan Ketua Yayasan sepakat bahwa seluruh temuan dan rencana tindak lanjut RTM 2025 ini harus segera ditindaklanjuti, serta menekankan untuk mengoptimalkan prestasi akademik mahasiswa, sebagai bagian dari upaya kolektif seluruh elemen universitas menuju akreditasi Unggul.


















