UNIBA Surakarta Hidupkan Tradisi Ilmiah: Pembiasaan Penulisan Al-Qur’an Dihadiri Peserta Antusias

SURAKARTA — Universitas Islam Batik Surakarta (UNIBA Surakarta) sukses menggelar kegiatan spiritual dan edukatif bertajuk “UNIBA Reconnecting Al-Qur’an: Pembiasaan Penulisan Al-Qur’an”. Acara ini merupakan wujud komitmen UNIBA untuk menghidupkan kembali tradisi interaksi yang lebih khusyuk dan mendalam dengan Al-Qur’an , selaras dengan tema “Menghidupkan Tradisi Penulisan Mushaf sebagai Adab Ilmu dan Kedekatan dengan Al-Qur’an”.
Menumbuhkan Adab Al-Qur’an Melalui Khat
Acara ini diselenggarakan pada hari Jumat, 12 Desember 2025 , mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB dan dipusatkan di Kampus UNIBA Surakarta. Kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan kedekatan spiritual serta membiasakan adab Al-Qur’an ini diikuti oleh peserta internal (Dosen dan Tendik) dan eksternal (Mitra lembaga keislaman dan masyarakat umum).
Sesi Inti dan Kehadiran Ulama

Inti dari kegiatan ini adalah sesi Penulisan Khat Al-Qur’an. Acara dibuka pada pukul 08:00 WIB dengan Sambutan Rektor , diikuti dengan Display Penulisan Khat Al-Qur’an yang diperagakan langsung oleh ulama terkemuka, KH. Hamdan bin Muhtar. Setelah demonstrasi (08:30 – 09:00 WIB) , peserta melaksanakan sesi Penulisan Khat Qur’an Metode Rabt Al-Khati.
Tradisi penulisan mushaf ditekankan bukan sekadar aktivitas teknis, tetapi sebagai sarana pembentukan jiwa, konsentrasi, ketekunan, dan adab terhadap Kalamullah. Menulis mushaf dianggap sebagai ibadah yang menuntut adab, kesabaran, ketelitian, dan kekhusyukan.
Pembagian Hadiah dan Ceramah Agama
Sesi penulisan berlangsung selama satu jam (09:00 – 10:00 WIB) dan dilanjutkan dengan Pembagian Hadiah pada pukul 10:00 – 10:30 WIB. Setelah itu, peserta menyimak Ceramah Agama Islam oleh KH. Hamdan bin Muhtar. Kegiatan ini ditutup pada pukul 11:30 WIB.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh UNIBA Surakarta bekerja sama dengan Yayasan Restu sebagai sponsor utama. Ketua Pelaksana kegiatan ini adalah Dr. Ismiyanto, SH, MH.
Diharapkan outcome dari acara ini adalah tumbuhnya budaya Qur’ani, terbangunnya kebiasaan menulis Al-Qur’an sebagai aktivitas edukatif dan spiritual, serta munculnya program berkelanjutan terkait literasi Qur’ani di lingkungan akademik UNIBA.








