Menuju Akreditasi Unggul: Momentum Penting Asesmen Lapangan Fakultas Hukum UNIBA Surakarta
SURAKARTA – Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta telah melaksanakan momen krusial dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, yakni Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Ilmu Hukum. Kegiatan penting yang merupakan bagian dari proses akreditasi ini berlangsung intensif selama dua hari.

Asesmen Lapangan ini bertujuan untuk memverifikasi data dan informasi yang telah diajukan Prodi Ilmu Hukum UNIBA Surakarta dalam Laporan Evaluasi Diri (LED), sekaligus mengukur kesiapan dan kualitas program studi dalam mencapai predikat akreditasi tertinggi, yaitu Unggul.
Tim asesor yang bertugas untuk melakukan evaluasi mendalam adalah tokoh-tokoh terkemuka di bidang hukum dan akademik:
- Prof. Dr. Ade Saptomo, S.H., M.A.
- Prof. Dr. Mella Ismelina Farma Rahayu, S.H., M.Hum.
Selama kegiatan AL, para asesor meninjau berbagai aspek, mulai dari kurikulum, kualitas dosen dan tenaga kependidikan, proses pembelajaran, sarana dan prasarana, hingga luaran (penelitian dan pengabdian masyarakat). Para asesor juga berdialog dengan jajaran pimpinan universitas, fakultas, dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai kinerja dan dampak Prodi Ilmu Hukum.

Rektor UNIBA Surakarta dalam sambutannya menyampaikan optimisme yang tinggi terhadap hasil asesmen ini. “Asesmen lapangan ini adalah cermin dari komitmen berkelanjutan UNIBA dalam menyediakan pendidikan hukum yang berkualitas, cerdas, santun, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat (Smart, Santun, Solo). Kami telah mempersiapkan diri dengan maksimal dan berharap dapat meraih predikat Unggul,” ujarnya.
Kegiatan Asesmen Lapangan ini berjalan lancar dan kondusif, menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika Fakultas Hukum UNIBA Surakarta untuk menunjukkan dedikasi mereka dalam mencetak sarjana hukum yang profesional dan berintegritas. Hasil dari asesmen ini akan menjadi penentu status akreditasi Program Studi Ilmu Hukum UNIBA Surakarta untuk periode selanjutnya.






