Home / Info Kampus / YAPERTIB Surakarta dan Universiti Teknikal Malaysia Melaka Kembangkan Kerjasama di Bidang  Bisnis Perbatikan Berbasis IoT

YAPERTIB Surakarta dan Universiti Teknikal Malaysia Melaka Kembangkan Kerjasama di Bidang  Bisnis Perbatikan Berbasis IoT

Eksistensi teknologi sejatinya sangat berperan dalam kehidupan manusia. Adanya teknologi ini akan mempermudah urusan manusia. Saat ini, teknologi semakin berkembang cepat. Era ini dikenal dengan adanya Internert of Things (IoT) yang semakin memudahkan kehidupan manusia. Salah satu peran IoT, adalah adanya dompet digital serta perangkat-perangkat yang terkomputerisasi.

Menyambut era berbasis IoT, Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik (YAPERTIB) Surakarta mulai mengembangkan program bisnis dan kewirausahaan yang berbasis IoT. Langkah ini ditempuh dengan menjalin kerjasama dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM). Kerjasama tersebut dirangkum dalam bentuk Memorandum of Agreement antara YAPERTIB Surakarta dengan UTeM.

Penandatanganan MoA dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2020 di Gedung Canselori UTeM. Penandatanganan tersebut dilaksanakan oleh Ir. Solichul Hadi A.B yang merupakan Ketua Dewan Pembina YAPERTIB Surakarta sekaligus kandidat PhD UTeM. Penandatanganan dari pihak UTeM diwakili oleh Prof. Datuk Wira Dr. Raha Binti Abdul Rahim selaku Vice Chancellor UTeM.

Isi perjanjian tersebut mencakup bidang penelitian dan akademik lainnya. Salah satu tujuan kerjasama ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat menunjang keseuksesan pengusaha batik. Selain itu, model bisnis berbasis IoT juga akan dikembangkan melalui kerjasama ini. Pelaksanaan evaluasi atas efektivitas dari kinerja sistem berbasis IoT tersebut juga menjadi tujuan dari adanya kerjasama ini.

Adanya kerjasama ini akan memberikan manfaat bagi UNIBA Surakarta, selaku universitas yang berada di bawah naungan YAPERTIB Surakarta. Salah satu manfaat tersebut adalah memperkuat karakteristik UNIBA Surakarta di bidang Entrepreneurship dan Perbatikan. Manfaat tersebut akan didapatkan dengan melakukan joint research antar kedua lembaga tersebut. Tema utama penelitian tersebut adalah IoT bisnis perbatikan, Teknik Industri Perbatikan, dan High Tech Entrepreneurship.

 

Check Also

PELATIHAN HALAL CLASS: HIKMAH DITURUNKANNYA VIRUS CORONA

Program Studi Peternakan Fakultas Teknik, Sains dan Pertanian mengadakan Pelatihan Halal Class  dengan tema ‘Hikmah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *