Home / Info Kampus / Fakultas Pertanian / Seminar Nasional Fakultas Pertanian UNIBA 2017: Pengembangan Potensi Sumberdaya Pertanian dan Peternakan untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Seminar Nasional Fakultas Pertanian UNIBA 2017: Pengembangan Potensi Sumberdaya Pertanian dan Peternakan untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Fakultas Pertanian Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta dalam rangka Dies Natalis UNIBA ke-34 akan menggelar Seminar Nasional bertajuk “PENGEMBANGAN POTENSI SUMBERDAYA PERTANIAN DAN PETERNAKAN UNTUK MEWUJUDKAN KEDAULATAN PANGAN” pada hari Sabtu tanggal 9 September 2017 di Hotel Sahid Jaya Surakarta. Pada seminar ini direncanakan akan hadir Gubernur jawa Tengah , Ganjar Pranowo, S.H., M.IP sebagai Keynote Speaker.

Pemerintah, berdasarkan UU No 18 Tahun 2012 telah menetapkan adanya kedaulatan pangan yang dituangkan dalam dokumen “Nawacita”. Kedaulatan Pangan merupakan konsep pemenuhan pangan melalui produksi lokal serta terpenuhinya hak atas pangan yang memilki kualitas gizi baik dan sesuai secara budaya, diproduksi dengan sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Lima pendekatan yang digunakan dalam mencapai kedaulatan pangan, adalah:

  1. Membangun kedaulatan pangan berbasis agribisnis kerakyatan, yang terdiri atas empat bentuk yaitu: penyusunan kebijakan pengendalian atas import pangan, penanggulangan kemiskinan pertanian dan dukungan re-generasi petani, implementasi reforma  agraria, dan pembangunan agribisnis kerakyatan melalui pembangunan bank khusus untuk  pertanian, UMKM dan koperasi.
  2. Stop impor pangan (1) khusus untuk beras, jagung dan daging sapi. Untuk jagung disebutkan berupa akan ada tiga program yaitu: (1) peningkatan produktivitas dari 4,8 ton/ha menjadi 5,6 ton/ha, (2) pengembangan bank benih milik rakyat tani untuk daulat benih, dan (3) pengembangan pupuk organik untuk daulat pupuk. Sementara untuk sapi adalah membangun agroekologi dan peningkatan kapasitas peternakan rakyat.
  3. Stop impor pangan (2) khusus untuk komoditas kedelai, bawang merah dan cabe merah. Terbaca dengan jelas bahwa khusus untuk kedelai ada 3 pilihan kebijakan yaitu: (1) peningkatan produksi dari 1, 46  ton /ha menjadi 2,3 ton/ha, (2) pemerintah menjamin harga yang menguntungkan untuk petani, dan (3)  mendorong pengembangan bank benih kedelai di tiap kelompok tani. Sedangkan untuk bawang merah ada 2 hal yaitu: pemerintah menjamin produksi benih lokal, dan mendorong peningkatan produksi dari 10,1 menjadi 11 ton / ha. Khusus untuk cabai merah juga ada dua hal yaitu: peningkatan produktifitas cabe sebsar rata-rata 0,078 ton/ ha yakni dari 6,84 ton/ha menjadi 6,918 ton/ha), dan pemerintah menjamin harga yang menguntungkan untuk petani cabai
  4. Reforma agraria, dimana solusi untuk reforma agraria terdiri atas 3 program yaitu: (1) peningkatan redistribusi tanah 1,1 juta ha untuk 1 juta KK petani kecil dan buruh tani tiap tahun, (2) distribusi 9 juta ha tanah untuk petani dan buruh tani, dan (3) meningkatnya akses petani gurem terhadap kepemilikan lahan pertanian.
  5. Penanggulangan kemiskinan pertanian dan regenerasi petani, berupa 4 solusi yaitu: (1) 1.000 desa berdaulat benih hingga tahun 2019, (2) peningkatan kemampuan organisasi petani dan pelibatan aktif perempuan petani sebagai tulang punggung kedaulatan pangan, (3) rehabilitasi jaringan irigasi yang rusak pada 3 juta ha pertanian, dan (4) dukungan regenerasi petani muda Indonesia.

Fakultas Pertanian Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta, yang saat ini sedang bertumbuh dengan memiliki tiga program studi, yaitu Agroteknologi, Agribisnis, dan Peternakan, berupaya untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melalui seminar nasional. Diharapkan dari Seminar Nasional tersebut diperoleh suatu kebijakan yang dapat disumbangkan kepada stakeholder untuk mencapai kedaulatan pangan.

Srie Juli Rachmawatie, S.P.,M.Si selaku ketua panitia seminar nasional mengungkapkan bahwa tujuan diselenggarakannya Seminar Nasional Fakultas Pertanian dalam rangka Dies Natalis ke-34 UNIBA Surakarta ini adalah:

  1. Membangun sinergi antara UNIBA Surakarta dengan para stakeholder  dalam rangka menguatkan dan memajukan Fakultas Pertanian UNIBA.
  2. Menambah wawasan keilmuan kepada civitas UNIBA Surakarta, dengan menghadirkan tokoh nasional/tokoh internasional, pakar terkait dengan tema yang diambil.

Sedangkan narasumber yang akan hadir dalam acara seminar nasional ini adalah Prof. (Riset) Dr. Ir. Erizal Jamal, M.Si  (Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian), Ir. Arif Budi Susilo (Direktur Pemberitaan Bisnis Indonesia), Prof. Dr. Ir. Cahyono Agus  (Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta), dan Ir. Ambar Pertiwi Ningrum, M.Si, PhD (Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta).

Seminar nasional ini diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia, seperti Solo, Brebes, Magelang, Kulonprogo, Tarakan, Sukoharjo, Semarang, dan sebagainya. Srie Juli Rachmawatie, S.P.,M.Si selaku ketua panitia seminar nasional mengungkapkan bahwa sampai dengan hari Kamis tanggal 7 September 2017 terdapat 150 peserta yang sudah mendaftar.

Check Also

Surat Klarifikasi

No                   : 708/UNIBA.15.H/A.2017 Hal                  : Klarifikasi Berita   Kepada Yth, Pimpinan Media Surat Kabar dan On-line Di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *