Home / Info Kampus / SANTUNAN ANAK YATIM, KONTRIBUSI UNIBA SURAKARTA UNTUK MASYARAKAT

SANTUNAN ANAK YATIM, KONTRIBUSI UNIBA SURAKARTA UNTUK MASYARAKAT

Peringatan Dies Natalis UNIBA yang ke-36 ini ada yang berbeda dengan peringatan pada tahun-tahun sebelumnya. Ketika pada tahun-tahun sebelumnya rangkaian kegiatan peringatan Dies Natalis dilaksanakan dalam beberapa bulan, peringatan pada tahun ini dilaksanakan selama satu minggu penuh pada bulan Juli 2019. Ada beberapa rangkaian kegiatan sebelum mencapai kegiatan puncak Dies Natalis yang ke-36 ini. Adapun rangkaian kegiatan tersebut meliputi Santunan Anak Yatim, Lomba MTQ dan Murrotal Qur’an,  Lomba Desain Batik, Ziarah Kubur, Tirakatan, Orasi Ilmiah, dan Pagelaran Wayang Kulit.

Agenda peringatan Dies Natalis yang ke-36 ini dimulai dengan kegiatan Santunan Anak Yatim. Kegiatan Santunan Anak Yatim dilaksanakan pada hari Senin tanggal 22 Juli 2019. Acara tersebut berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu. Andri Haryono Awalokta Kusuma, selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa di tengah aktivitas Tridharma Perguruan Tinggi yang padat, UNIBA Surakarta selalu mencoba melaksanakan program sosial kepada masyarakat, yang salah satunya adalah kegiatan tahunan yaitu santunan anak yatim. Andri Haryono menambahkan bahwa kegiatan santunan anak yatim ini merupakan sarana interaksi UNIBA Surakarta terhadap lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. 

Pemberian santunan diberikan kepada anak-anak yatim yang berasal dari beberapa panti asuhan. Adapun panti-panti asuhan tersebut diantaranya adalah Panti asuhan putri Aisiyah, Keluarga Yatim Muhammadiyah, Anak yatim SD AL ISLAM, dan anak yatim di sekitar lingkungan UNIBA Surakarta. Jumlah total anak yatim yang diberikan santunan pada acara Santunan Anak Yatim tersebut sebanyak 88 anak yatim.

Acara pemberian santunan kepada anak yatim tersebut dilaksanakan di Masjid UNIBA Surakarta. Pada acara tersebut anak-anak yatim yang diundang ke UNIBA Surakarta akan mendapat santunan. Adapun santunan yang diberikan berupa peralatan sekolah, tas, buku, alat tulis dan uang santunan. Sumber pendanaan kegiatan tersebut berasal dari anggaran Universitas, donasi dan infaq masjid UNIBA Surakarta. “Harapan Saya kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahun, jumlah peserta semakin bertambah dan UNIBA Surakarta sebagai institusi dapat bermanfaat bagi masyarakat Surakarta”, ungkap Andri Haryono.

 

Check Also

PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI ADAKAN KULIAH LABORATORIUM MANAJEMEN TAHUN AJARAN 2019-2020

Kegiatan pembelajaran mahasiswa dapat dilaksanakan melalui berbagai metode baik itu tatap muka di kelas, laboratorium …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *