Home / Info Kampus / Raisa Juarai ajang IBL GO-JEK 3×3 Basketball

Raisa Juarai ajang IBL GO-JEK 3×3 Basketball

Namanya Raisa Aribatul Hamidah. Seorang atlet bola basket perempuan Indonesia sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta. Raisa Aribatul Hamidah, membawa tim Prancis menjadi juara di ajang IBL GO-JEK 3×3 Basketball Indonesia Tour 2018 pada kategori wanita.

Bertanding di Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta, Minggu (15/7), Raisa dan kawan-kawan menang dengan skor 15-13 atas tim Manja.Raisa yang lebih berpengalaman di dunia basket memimpin rekan-rekannya yaitu Nilam Rivia Safitri, Citra Nugraheny Putri Widodo, dan Janan Salma Najiyah.

Raisa dan Hijab.

Salah satu kisahnya memperjuangkan pemain berhijab adalah cerita yang menginspirasi. Karena sejak bertahun-tahun lalu, Raisa mengalami kesulitan tidak bisa bermain di kancah internasional lantaran terbentur aturan FIBA tentang tutup kepala. Akan tetapi, pada Mei 2017, aturan itu berubah. Melalui kongres Mid-Term, 139 federasi negara-negara anggota FIBA sepakat mengubah aturan. FIBA akan merestui penutup kepala digunakan di pertandingan, termasuk hijab (dalam kasus Raisa adalah jilbab).

 

Raisa menceritakan bahwa sebagai pemain berjilbab, kesulitan mendasar adalah dalam masalah kostum, karena berbeda dengan teman-teman satu tim. Kelengkapan pakaian yang lebih banyak dan harus double sudah jadi konsekuensi dari pemain berjilbab. Namun mengenai masalah kelengkapan kostum saat ini sudah tidak perlu bingung lagi. Fasilitas yang disediakan bagi atlet berjilbab sudah semakin komplet. Tinggal cari saja di toko muslim dan bahkan sudah banyak yang memanfaatkan di media sosial atau online.

Dalam aktivitas basketnya, Raisa terinpirasi akan keputusan timnas Qatar yang mengundurkan diri di ajang internasional lantaran larangan penggunaan hijab. Menurut Raisa, mereka tidak ingin menggadaikan iman demi basket. “Hal ini merupakan keputusan yang tepat. Yang saya lihat dari kejadian ini adalah para pemain Qatar tidak diperbudak oleh ketenaran mereka di dunia bola basket, bahkan selevel nasional atau internasional. Mereka lebih memilih keteguhan iman mereka, dan mengorbankan apapun, hobi dan prestasinya, tanpa bisa ditawar. Bukan sebaliknya, demi event bergengsi, apapun dikorbankan. Sehingga kejadian ini begitu disorot dan menjadi perhatian, terutama bagi FIBA untuk mengaji kembali peraturan tentang penutup kepala,” papar Raisa saat diwawancarai humas UNIBA Surakarta disela-sela kegiatannya.

Petisi Raisa

Selain timnas Qatar, sosok Bilqis Abdul-Qaadir, pebasket berhijab dari Amerika Serikat, juga menginspirasi Raisa. Sehingga Raisa ikut kampanye soal hijab melalui petisi bersama sosok Indira Kaljo, pebasket Bosnia kelahiran AS, dan itu menjadi salah satu tindakan untuk mendorong FIBA mengubah aturan.

Menurut Raisa,Kompetisi basket putri di Indonesia sudah menunjukkan peningkatan, tapi memang belum bisa dibandingkan dengan kompetisi putra. Program-program daerah dan Perbasi sudah sistematis dan menunjukkan jenjang yang bertahap. Semakin tinggi, tapi yang perlu dipelajari dari negara lain, liga pro untuk perempuan sebaiknya lebih ditingkatkan. Bisa melalui media, fasilitas beasiswa, sponsor, dan kerjasama dengan luar negri.

Untuk meningkatkan gaung basket putri, Kerjasama pihak sekolah atau kampus menurut Raisa memegang peran penting dari awal. Dukungan pemerintah daerah juga, karena tidak jarang pemain-pemain berbakat pensiun basket setelah kuliah.

Semua pihak bertanggung jawab atas perkembangan basket di tanah air. Hanya saja semua bisa disentralisasi dari pemerintah. Raisa berharap semoga ke depannya pemerintah lebih memperhatikan dunia perbolabasketan di Indonesia.

Raisa sebagai dosen

Raisa Aribatul Hamidah, S.EI, M.SEI saat ini dipercaya menjadi dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta. Beberapa mata kuliah yang diajar oleh Raisa adalah Manajemen Islam dan Ekonomi Islam. Raisa mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang dapat berbagi ilmu di bidang Ekonomi Islam. Hal ini lantaran Raisa ingin bekerja sambil beribadah.

Check Also

Lomba Menulis Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *