Home / Info Kampus / KERJASAMA DENGAN PMI SURAKARTA, MAPALA KOMBAT GELAR ACARA DONOR DARAH

KERJASAMA DENGAN PMI SURAKARTA, MAPALA KOMBAT GELAR ACARA DONOR DARAH

Selasa, 5 Maret 2018 bertempat di Aula Sidoluhur diselenggarakan acara donor darah. Acara donor darah tersebut terselenggara berkat kerjasama antara Mapala Kombat, UNIBA Surakarta, dan Palang Merah Indonesia untuk wilayah Surakarta. Panitia utama penyelenggaraan donor darah ini adalah Mapala Kombat UNIBA Surakarta. Mapala Kombat merupakan organisasi mahasiswa pencinta alam yang berada di UNIBA Surakarta.

Acara donor darah ini merupakan kegiatan rutin dari Mapala Kombat yang diselenggarakan setiap tiga bulan sekali. Program kerja Mapala Kombat merupakan kegiatan yang ditujukan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Acara donor darah yang diselenggarakan di Ruang Sidoluhur UNIBA Surakarta ini memiliki beberapa tujuan, salah satunya adaalah untuk memudahkan akses masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Hal tersebut dilakukan melihat tingginya antusiasme masyarakat untuk melakukan donor darah. Sejalan dengan misi PMI yaitu menjadikan donor darah sebagai gaya hidup (lifestyle), Mapala Kombat menjadi fasilitator untuk antusiasme masyarakat tersebut.

Acara donor darah yang diselenggarakan dari pukul 08.00 – 11.30 WIB berhasil menghimpun 30 kantong darah. 30 kantong darah tersebut terdiri dari darah dengan golongan darah A, B, O, dan AB. Nevilia Ade Listiana, selaku seksi acara donor darah Mapala Kombat mengungkapkan bahwa, antusisme masyarakat cukup tinggi namun jumlah kantong darah yang dihimpun hanya 30 kantong. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas darah tetap terjamin. Nevilia juga menambahkan bahwa, pendonor tidak hanya berasal dari mahasiswa, dosen, dan karyawan UNIBA Surakarta, namun juga dari mahasiswa perguruan tinggi lain dan masyarakat sekitar. Sebelum mendonorkan darah, para pendonor diwajibkan untuk melakukan serangkaian tes. Hal tersebut dilakukan untuk menguji kelayakan pendonor darah, sehingga darah yang didonorkan dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan. Setelah melakukan serangkaian tes, pendonor diwajibkan untuk mengisi formulir dan melakukan pendaftaran. Selanjutnya pendonor akan diarahkan untuk melakukan pengecekan golongan darah yang kemudian pendonor akan langsung diambil darahnya.

Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat menjadi kegiatan yang rutin yang terus berjalan, sehingga banyak darah yang dapat dihimpun. Dikutip dari situs resmi Palang Merah Indonesia, kebutuhan darah nasional 4,5 juta kantong darah per tahun. Hal tersebut sesuai dengan standar Lembaga Kesehatan Internasional (WHO), yang menetapkan kebutuhan darah 2% dari jumlah penduduk setiap harinya.

Check Also

KELAS UNGGULAN UPAYA UNIBA JAWAB TANTANGAN GLOBAL

Menghadapi tantangan global membutuhkan persiapan yang matang dan sumberdaya yang mumpuni. Pergerakan dunia yang semakin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *