Home / Info Kampus / Kajian Bersama awali pembukaan Masjid UNIBA Surakarta

Kajian Bersama awali pembukaan Masjid UNIBA Surakarta

Jum’at 08 Desember 2017 bertempat di Masjid baru Universitas Islam Batik Surakarta digelar kajian bersama sebagai awal pembukaan masjid, dan untuk pertama Masjid UNIBA digunakan untuk sholat jum’at.

Acara dibuka oleh Bapak H. Suharno, SH, MH, sebagai Wakil Rektor III sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Masjid UNIBA. Rangkaian acara pembukaan kemudian dilanjutkan oleh Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik (YAPERTIB) Bapak Drs. H. MH. Sukarno, M.Pd dan selanjutnya pembacaan do’a oleh Bapak Dr. H.A. Dardiri Hasyim, SH, MH.

Memasuki inti acara yang pertama yakni mengenai Kajian Ekonomi Syariah yang disampaikan oleh Bapak Syahrial Amri, ST selaku Direktur Bank Syariah Dana Mulia, dalam kesempatan ini beliau memaparkan mengenai perkembangan perekonomian syariah di dunia dan khususnya di Indonesia. Beliau menegaskan bahwa perekonomian berbasis konvensional saja yang maju, tapi perekonomian berbasis syariah juga sudah mulai berkembang pesat. Menurut pandangan beliau, umat muslim sebaiknya memilih jasa di bidang perekonomian yang berbasis syariah karena akadnya yang sudah jelas.

Kajian kedua mengenai Sosial Entrepreneurship yang disampaikan oleh Ir. H. Solichul Hadi A.B., M.Erg selaku Ketua Yayasan Pendidikan Batik (YPB) dan  YAPERTIB. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan sejarah berdirinya Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta tidak terlepas dari semangat social entrepreneurship. Jejak semangat Entrepreneurship sudah diteladai sejak berdirinya Koperasi BATARI. Koperasi ini didirikan oleh para Pengusaha Batik yang ada di kota Solo. Koperasi ini mengalami pasang surut, namun dibalik itu semua, Koperasi BATARI ini yang menginisiasi berdirinya Lembaga Pendidikan Batik dibawah Yayasan Pendidikan Batik (YPB) yang terus berkembang hingga berdirinya Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta dibawah Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik (YAPERTIB). Berdirinya lembaga-lembaga Batik ini mewujudkan berdirinya pendidikan-pendidikan Batik yang memiliki tag line “Guyub Rukun Manunggal”.

Check Also

Workshop of Scientific Journal Writing 2018

Publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi sudah menjadi kewajiban dan tuntuan dari pemerintah yang harus dipenuhi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *